introduction and discussion about communication science and public speaking
Tak kenal maka tak sayang, kalau udah sayang jangan sampai ditinggal...
perkenalkan nama saya Devi Anggraeni dari kelas 1EA36 kampus L universitas gunadarma.
pertama-tama saya akan menceritakan sedikit hal yang saya tangkap dari pembahasan materi di awal minggu pertemuan kuliah ini matkul pendidikan kewarganegaraan, yang dilakukan pada kelas awal diminggu awal yaitu perkenalan dosen kepada mahasiswa yang ada di kelas. bagaimana penjelasan mengenai proses dirinya yang hingga saat ini bisa menjalankan sebuah pendidikan ke jenjang doktoral, yang pastinya tidak mudah dilakukan terlebih ia memiliki kewajiban kerja sebagai dosen dari mahasiswa. dari hal yang telah disampaikan tersebut menjadikan kita sebagai motivasi kedepannya dan memiliki suatu planning terhadap tujuan yang akan diraih.
ilmu komunikasi merupakan pembahasan yang sangat menarik untuk dibahas,
apakah ilmu komunikasi itu penting?
apakah ilmu komunikasi itu cuma tentang bicara dengan banyak orang atau interaksi?
apakah ilmu komunikasi itu tentang dunia perdebatan?
banyak sekali pastinya pertanyaan-pertanyaan yang ada dibenak semuanya, jadi ilmu komunikasi itu memang penting terlebih untuk memperkenalkan kita ke dunia komunikasi yang dimana belajar bersosialisasi, berbicara di depan banyak orang, terlebih melatih public speaking.
membicarakan tentang public speaking menjadikan saya tertarik untuk menanyakan hal yang membuat saya penasaran untuk mengetahui jawabannya sekaligus belajar lebih, pertanyaan yang saya ajukan,
“saya sangat tertarik mengenai public speaking, sebagai seorang mahasiswa pastinya akan ada yang namanya presentasi dimana kita akan berbicara di depan orang banyak, namun bagaimana bagi seseorang yang memiliki jiwa introvert dan takut sebelum melakukannya, jadi hal apa yang perlu dipersiapkan dan dilatih untuk dapat percaya diri dan melawan rasa takut itu?”
jawaban yang saya dapat dari dosen yaitu,
"nice question, tetapi kita tidak boleh membandingkan seorang introvert dengan seorang extrovert karena seorang introvert bukan berarti tidak pandai bersosialisasi ataupun takut untuk berbicara, namun mereka lebih menahan diri dengan kebiasaan meraka yang lebih suka keheningan atau ketenangan entah dalam lingkungan maupun pelajaran dan kita juga tidak bisa menyalahkan seorang introvert karena memang mereka lebih suka di zona tersebut, jika ingin mengurangi rasa takut itu kota harus membiasakan diri mencoba hal-hal baru dan mulai bereksperimen serta keluar dari zona nyaman kita sendiri, yang terbiasa berbicara dengan banyak orang saja masih bisa merasakan degdegan saat ingin perfom presentasi, lalu berdiam diri sebentar untuk menyerap energi dari audiens dan mempersiapkan materi yang akan disampaikan kepada audiens. seorang yang berjiwa extrovert dapat bersosialisasi dan aktif dalam bergaul karena pembawaan dari jiwa yang mereka miliki."
kurang lebih seperti ini yang dapat saya sampaikan mengenai materi di minggu awal pertemuan kuliah
sekian dan terima kasih ibu Pipit Fitriyah selaku dosen mata kuliah pendidikan kewarganegaraan.