Ketahanan nasional

Pada minggu luring tanggal 6 Januari 2024 melanjutkan presentasi kelompok dari kelompok terakhir yang membahas mengenai "bagaimana urgensi dan tantangan ketahanan nasional dan bela negara bagi Indonesia dalam membangun komitmen kolektif kebangsaan"
Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis suatu negara, yang mencakup keuletan dan semangat untuk menghadapi segala tantangan dan hambatan yang mengancam identitas, integritas, serta kehidupan berbangsa negara.

Alasan mengapa ketahanan nasional dan bela negara diperlukan:
1. Menghadapi ancaman.          
2. Mewujudkan Tujuan Negara
3. Mempertahankan Negara
4. Mengatasi Gangguan Politik, Ekonomi, dan Sosial Budaya
5. Mewujudkan Panca gatra

Fungsi Ketahanan Nasional
Berikut ini adalah fungsi dari adanya ketahanan nasional negara:
1. Ketahanan nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar nasional
2. Ketahanan nasional berfungsi sebagai pola dasar pembangunan nasional
3. Ketahanan nasional dalam fungsinya sebagai metode pembinaan kehidupan nasional. 

Esensi dan urgensi ketahanan nasional
• Terdapat tiga cara pandang dalam melihat ketahanan nasional, yaitu :
1. Ketahanan nasional sebagai kondisi.
Perspektif ini melihat ketahanan nasional sebagai suatu penggambaran atas keadaan yang seharusnya dipenuhi. Keadaan atau kondisi ideal demikian memungkinkan suatu negara memiliki kemampuan mengembangkan kekuatan nasional sehingga mampu menghadapi segala macam ancaman dan gangguan bagi kelangsungan hidup bangsa yang bersangkutan.
2. Ketahanan nasional sebagai sebuah pendekatan, metode atau cara dalam menjalankan suatu kegiatan khususnya pembangunan negara.
Sebagai suatu pendekatan, ketahanan nasional menggambarkan pendekatan yang integral.
3. Ketahanan nasional sebagai doktrin.
Ketahanan nasional merupakan salah satu konsepsi khas Indonesia yang berupa ajaran konseptual tentang pengaturan dan penyelenggaraan bernegara. Sebagai doktrin dasar nasional, konsep ketahanan nasional dimasukkan dalam GBHN agar setiap orang, masyarakat, dan penyelenggara negara menerima dan menjalankannya.

• Delapan unsur terdiri dari tiga unsur alamiah (tri gatra) dan lima unsursosial (panca gatra), yaitu :
Tiga aspek kehidupan alamiah (tri gatra) yaitu:
1) Gatra letak dan kedudukan geografi
2) Gatra keadaan dan kekayaan alam
3) Gatra keadaan dan kemampuan penduduk
Lima aspek kehidupan sosial (panca gatra) yaitu:
1) Gatra ideologi
2) Gatra politik
3) Gatra ekonomi
4) Gatra sosial budaya (sosbud)
5) Gatra pertahanan dan keamanan (hankam)

Esensi dan urgensi bela negara
• Bela negara secara fisik
Bela negara secara fisik merujuk pada keterlibatan individu dalam upaya pertahanan negara dengan menggunakan kekuatan fisik. 
Contohnya melibatkan pelatihan militer, partisipasi dalam keamanan nasional, atau bergabung dalam pasukan cadangan untuk memperkuat pertahanan negara.
• Bela negara secara non fisik
Bela negara secara non-fisik melibatkan kontribusi individu dalam aspek nonmiliter untuk memperkuat keamanan dan kedaulatan negara. 
Contohnya mencakup partisipasi dalam kegiatan sosial, literasi keamanan cyber, pemantapan ideologi kebangsaan, atau dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang mendukung stabilitas negara.

Sekian materi yang dapat saya ringkas dari pembelajaran minggu ini, terima kasih. 

Postingan populer dari blog ini

Nilai dan sikap moral yang perlu dimiliki kaum intelektual

STUDI KASUS DENGAN MENGGUNAKAN METODE ICE BREAKING

Dipecat dari Ketua MK, Anwar Usman: Karier 40 Tahun Dilumat Fitnah Keji